Diantara keistimewaan bulan Muharram adalah predikat yang diberikan oleh Allah swt. dengan menyebutnya sebagau syahrullah (bulannya
Allah). Begitulah Allah mengistimewakan bulan Muharram, maka janganlah
sekali-kali kita menghina bulan yang dimuliakan oleh-Nya dengan berniat
melakukan keburukan pada bulan ini.
Hadits ini selain menjelaskan fadhilah puasa sunnah di bulan Muharram yang rangking keutamannya berada satu tingkat di bawah puasa wajib di bulan Ramadhan. Juga menekankan bahwa bulan Muharramlah, satu-satunya bulan yang disebut sebagai Syahrullah. Ini artinya bulan Muharram diistimewakan oleh Allah melebihi bulan lain. Maka segala amal kebaikan yang mengisi bulan ini, memiliki nilai istimewa pula, dan akan dibalas oleh Allah dengan pahala yang istimewa pula. Begitu pula sebaliknya, segala kedhaliman yang dikerjakan pada bulan ini niscaya balasannya akan dilipatgandakan.
Sebagaimana hadits Rasulullah saw. berikut, yang diriwayatkan oleh Sahabat Abu Hurairah RA.
أفضل الصيام بعد رمضان شهر الله المحرم، وأفضل الصلاة بعد الفريضة صلاة الليل (رواه مسلم).
Puasa yang paling utama setelah puasa Ramadlan adalah puasa di
bulan Allah; yaitu Muharram. Sedangkan shalat yang paling utama setelah
shalat wajib adalah shalat malam.Hadits ini selain menjelaskan fadhilah puasa sunnah di bulan Muharram yang rangking keutamannya berada satu tingkat di bawah puasa wajib di bulan Ramadhan. Juga menekankan bahwa bulan Muharramlah, satu-satunya bulan yang disebut sebagai Syahrullah. Ini artinya bulan Muharram diistimewakan oleh Allah melebihi bulan lain. Maka segala amal kebaikan yang mengisi bulan ini, memiliki nilai istimewa pula, dan akan dibalas oleh Allah dengan pahala yang istimewa pula. Begitu pula sebaliknya, segala kedhaliman yang dikerjakan pada bulan ini niscaya balasannya akan dilipatgandakan.






